Cara Bijak Menggunakan Kartu Kredit untuk Belanja

2017-10-17
Ada beberapa hal yang akan Anda temukan jika menggunakan kartu kredit. Anda harus memahami kata-kata seperti tingkat persentase tahunan, tenggang waktu, biaya keuangan, biaya, uang muka fitur, batas kredit, insentif, kesalahan penagihan, dan lain-lain.
 
Memahami hal ini akan membantu Anda mengelola keuangan dan Anda tidak akan jatuh ke perangkap utang. Dengan cara mengelola keuangan dengan baik, maka kartu kredit akan sangat bermanfaat bagi Anda pada saat kekurangan dana, terutama dalam posisi darurat. Namun, jika Anda melanjutkan dengan membeli kartu tanpa memeriksa dan pemikiran Anda dapat jatuh di bawah utang. Jadi menggunakan kartu serius.
 
Jebolnya keuangan keluarga menganggap bahwa kartu kredit yang selama ini menjadi biang masalah. Tuduhan tersebut bukan tanpa alasan karena kebobolan keuangan memang sering terjadi. Namun sebenarnya, hal tersebut ,tidak terlepas dari kebiasaan jelek kita dalam menerapkan prinsip berbelanja.
 
Jika kita bisa mengatur, kartu kredit sebenarnya bisa menguntungkan. Sebisa mungkin menggunakan kartu debit atau membayar tunai dalam berbelanja. Dengan begitu, pengeluaran Anda dapat terus terkontrol sesuai dengan pendapatan atau tabungan. Penggunaan kartu kredit memang sangat praktis dan menguntungkan karena kita diberi waktu beberapa minggu sebelum ditagih untuk membayar pemakaian. Namun, perlu Anda ingat bahwa keuntungan maksimal hanya didapat apabila Anda membayar penuh tagihan kartu kredit Anda.
 
Selain itu, kartu kredit memberikan penawaran potongan harga 25-30% di beberapa tempat belanja yang bekerja sama dengan kartu kredit keluaran bank tertentu. Diskon itu tentunya memberi keuntungan ekstra bagi pencinta makanan. Selain bisa menikmati makanan enak, mereka juga menghemat pengeluaran.
Akan tetapi, pengguna kartu kredit juga perlu memperhatikan biaya administrasi atau abodemen yang ditimbulkan dari penggunaan kartu kredit. Apabila hal ini tidak dilakukan,Anda dikenakan bunga tinggi atas total pemakaian.
 
Anda di kartu kredit tersebut. kalau Anda membayarnya dengan cara mencicil, Anda akan dikenai beban bunga sehingga harga yang harus dibayar menjadi lebih mahal.
 
Terkadang, biaya tersebut justru mendongkrak tagihan kartu kredit. Mereka bisa menghubungi agen kartu kredit dan meminta pembebasan biaya (wave). Hal itu bisa diizinkan karena distributor tidak ingin kehilangan pelanggannya. Apabila itu terjadi maka dalam setahun Anda dapat menghemat sekian juta.
 
Pengguna kartu kredit yang hanya bertujuan untuk berjaga-jaga, dapat memiliki dua kartu kredit saja. Namun, tidak ada salahnya jika memiliki banyak kartu kredit, asalkan pengguna kartu kredit bisa berbelanja pintar.
 
Buat sebagian orang, memiliki kartu kredit juga merupakan suatu kebanggaan. Tak jarang dipamerkan kepada teman. Malah ada yang suka mengumpulkan kartu kredit dari berbagai bank penerbit dan disimpan di dompetnya yang menjadi gembung, digabung dengan kartu-kartu debit dan kartu plastik lainnya. Mereka tak menyadari kalau dompet hilang bakal punya potensi kerugian yang besar.
 
Memiliki kartu kredit memang nyaman. kapan saja Anda perlu berbelanja, tinggal minta gesek dengan syarat dananya atau saldo utang Anda masih tersedia. karena kemudahan belanja dengan kartu kredit, kadang tidak disadari bahwa nilai belanja Anda sudah melebihi anggarannya, sudah melebihi tabungan yang ada. Akibatnya, terlena dan baru menyadari kalau utang Anda sudah tidak mampu dibayar dengan gaji bulanan Anda.
 
Ada beberapa tips Cara menggunakan kartu kredit secara bijak. Berikut ini di antaranya.
 
 kartu kredit itu bagai pisau bermata dua. Uang plastik ini akan berguna jika Anda bisa bersikap disiplin dalam menggunakannya. kalau ceroboh atau tak terkontrol membelanjakannya, bencana menanti Anda. Artinya, jika digunakan secara bijaksana dan disiplin, akan banyak gunanya. Namun, bisa mencelakakan kalau digunakan secara kurang hati-hati.
 
 Jangan hanya bayar minimum. Saat ini, jika Anda man membayar secara mencicil, minimum pembayaran untuk kartu kredit adalah 10% dari saldo utang. Dibanding angka pembayaran minimum periode sebelumnya (5-6%), angka itu mungkin lebih memberatkan pemegang kartu. Namun, sebetulnya ini lebih bagus buat keuangan Anda. Jika periode sebelumnya Anda hanya membayar cicilan sebesar 5% dari saldo utang, maka cicilan utang pokoknya sendiri sebetulnya hanya dibayar sebesar 1,5% dari saldo utangnya karena ada beban bunga sekitar 3,5% per bulan.
 
Nah, jika Anda hanya mencicil utang pokok sebesar 1,5% per bulan, kapan Anda bisa melunasi utangnya? Belum lagi kalau ditambah belanja barang lainnya.
 
Dengan demikian, Anda akan terjerat utang terus- menerus. Dan, ini tentu saja menyenangkan bank penerbit kartu kredit.
 
Dengan pembayaran minimum 1O%, berarti Anda mencicil utang pokoknya sekitar 6,5% per bulan (bisa lebih atau kurang, tergantung bank penerbit kartu kredit). Ini pun akan membutuhkan waktu belasan bulan untuk melunasi saldo utangnya (dengan syarat tidak nambah belanja lagi). Jadi, sebaiknya bayarlah cicilan kredit itu dengan jumlah lebih besar dari pembayaran minimum-nya untuk mengurangi beban bunga kredit dan Anda tidak diganduli utang terus setiap saat.
 
Grace period itu menguntungkan. Idealnya, bayarlah tagihan utang kartu kredit Anda setiap bulan setelah berbelanja. Bila Anda membayarnya masih dalam grace period (periode antara penggunaan kartu kredit dan jatuh tempo tagihan antara 25-30 hari), maka Anda akan terbebas dari biaya bunga. Hal ini memang merupakan tujuan awal dalam penggunaan kartu kredit pada masa- masa awal diterbitkan dulu.
 
Intinya, jangan menjadikan kartu kredit sebagai alat untuk berutang, tetapi gunakan sebagai alat pembayaran tanpa uang tunai. Anda harus sadar, fungsi kartu kredit adalah sebagai pengganti sementara uang tunai. Setidak- tidaknya, bayarlah secara lunas segera bila uangnya memang ada. Dibayar dalam satu, dua, atau empat bulan adalah lebih sehat buat keuangan Anda dibanding dengan membayar cicilan sebesar minimum pembayaran yang entah kapan lunasnya.
 
Cukup satu kartu saja. Dengan Anda hanya memiliki satu kartu, maka Anda pun akan tidak terlalu berat untuk menutupi tagihan pada tiap bulannya.
 
Tinggalkan kartu kredit Anda di rumah. Sebaiknya bawalah kartu kredit Anda hanya jika Anda telah berencana untuk berbelanja atau melakukan transaksi. Tidak perlu dibawa setiap hari, apalagi jika memiliki kartu kredit lebih dari satu. Hal tersebut bertujuan untuk mengurangi risiko belanja impulsif (tanpa perencanaan) atau risiko kehilangan dompet Anda.
 
Jangan terlambat membayar tagihan. Jika Anda terlambat membayar tagihan, Anda bisa kaget bila mengetahui denda. Biasanya sekitar 5-6% atau sejumlah tertentu. kalau Anda membayar cicilan sebesar minimum pembayaran secara terlambat, maka pembayaran cicilan Anda bulan ini sebetulnya sama saja dengan nol atau di bawah 1% dan yang 3,5% untuk membayar bunga. Ditambah denda keterlambatannya sekitar 5-6%.
 
Hati-hati bunga berbunga. Jangan membiasakan selalu hanya saldo, utang setiap saat dari bulan ke bulan. Saldo utang akan terus terbebani bunga yang sifatnya bunga berbunga. Bila pemakaian Anda tak terlalu besar, lunaskanlah dulu.
 
Jangan menunda klaim. Periksalah laporan statement kredit Anda setiap bulan. Bila ada angka yang meragukan, tak dikenal, segera adukan (klaim) ke perusahaan pengelolanya. Jangan ditunda-tunda.
 
Hati-hati cash advance! Upayakan jangan terlalu sering mengambil cash advance yang bunganya cukup tinggi dalam sekali pengambilan. Ya, bunganya biasanya lebih besar dibandingkan dengan bunga bulanan angsuran kredit Anda. Cash advance itu hanya dilakukan pada saat darurat saja. Dalam kondisi normal, lebih baik Anda belanja secara tunai atau mengambil uang cash dengan kartu debit Anda. Lebih murah.
 
Jangan terperangkap budaya utang. Selalu perhitungkan kemampuan Anda sebelum membeli sesuatu. Bila sisa gaji Anda masih cukup untuk membayar cicilan tagihan kartu kredit di akhir bulan, belanjalah. Semua cicilan utang itu sebaiknya tak lebih dari 30% dari gaji bulanan Anda.
 
Alihkan ke kredit bunga rendah. Bila utang Anda sudah di atas batas kemampuan keuangan dan Anda telanjur mempunyai lebih dari satu kartu kredit, alihkan utang Anda ke kartu yang membebankan bunga paling rendah. Dengan demikian, pembayaran cicilan bulanan Anda tak terlalu dibebani biaya bunga yang tidak kecil. Syaratnya, jumlah pinjaman Anda yang baru tidak lebih besar dari saldo pinjaman Anda yang lama. Jangan membuat penyakit baru. Saat ini, juga ada beberapa bank yang menawarkan jasa pemindahan saldo utang dengan suku bunga yang lebih kecil. Jika Anda mau memanfaatkan fasilitas ini, sebaiknya tutuplah kartu kredit lainnya yang membebankan bunga terlalu tinggi. Untuk apa memiliki banyak kartu kredit kalau Anda selalu kerepotan melunasi utangnya. Tinggalkan yang tidak perlu. Berpuasalah untuk pergi ke tempat rekreasi. kurangi acara makan bersama di luar rumah Anda. Tinggalkanlah berbelanja barang-barang yang tidak perlu benar (sekunder/tersier).
 
Jangan sampai kena blokir. Buatlah anggaran pengeluaran yang ketat. Berusahalah sekuat mungkin untuk membayar semua utang Anda dengan benar. Janganlah sampai nama Anda diblokir dan dideretkan dalam black list. Sekali masuk ke dalam daftar hitam, Anda akan sangat sulit mendapatkan kartu kredit atau mendapat pinjaman dari perusahaan lainnya karena nama jelek Anda sudah beredar ke mana-mana.
 
Bernegosiasilah dengan bank. Tak add salahnya menghubungi bank penerbit kartu kredit untuk membicarakan jadwal pembayaran kredit yang tak mampu Anda bayar. Jika angsuran minimalnya bisa dibuat lebih kecil mungkin bakal semakin memperingan biaya bulanan Anda. Ini urusan darurat, dengan harapan semoga saja kehidupan Anda esok hari akan lebih balk. Bank penerbit kartu pun biasanya mau diajak negosiasi, daripada mereka harus kehilangan tagihannya sama sekali. Mereka akan mencoba mencarikan jalan terbaiknya.