Syarat untuk Mendapatkan Kartu Kredit

2016-10-02
Anda bertanya-tanya, bagaimana sekarang untuk mendapatkan kartu kredit? Anda dapat menghubungi penyedia layanan kartu kredit secara langsung. Kontak jumlah bank yang tersedia di Internet dan direktori. Tetapi sebelum mengajukan permohonan untuk kartu kredit, membandingKan aturan dan peraturan yang berbeda dan berbagai manfaat kartu seluler yang menawarkan.
 
Semua informasi tentang biaya, manfaat, APRs, biasanya tertulis di dalam formulir. Jika Anda menemukan kesulitan dalam memahami hal tersebut, bisa Anda bertanya dengan layanan customer care, mereka akan memberitahukan secara rinci. Selain standar kartu kredit, Anda dapat memperoleh berbagai jenis kartu kredit.
 
Ada perbedaan syarat-syarat untuk mendapatkan kartu kredit dari setiap bank yang akan mengeluarkannya. Namun, secara umum ada beberapa syarat yang diperkirakan sama. Dan, juga banyaknya informasi bisa yang Anda dapatkan, baik dari Internet ataupun dari pihak bank yang akan mengeluarkannya.
 
Secara umum, calon nasabah hanya perlu mengisi aplikasi yang telah disediakan oleh bank penerbit sehingga banyak kemudahan untuk mendapatkannya.
 
1. Cukup siapkan KTP yang alamatnya sesuai dengan alamat tinggal Anda, dan kalau bisa ada nomor telepon rumah (fixed line).
2. Siapkan telepon, HP yang bisa dihubungi untuk proses verifikasi dan wawancara.
3. Siapkan daftar gaji atau keterangan penghasilan jika wiraswasta.
4. Siapkan orang terdekat Anda (kakak, adik, atau saudara) nama, alamat dan telepon termasuk nomor HP yang bisa dihubungi.
5. Datang ke bank yang Anda percaya atau mal yang membuka stan.
6. Usahakan Anda selalu bisa dihubungi dan saudara Anda (untuk referensi) juga harus bisa dihubungi.
7. Hafalkan alamat, telepon, tanggal lahir Anda, dan orang yang Anda tunjuk sebagai penjamin, serta nama orang tua Anda.
 
Jika pendapatan Anda pas-pasan, maka cukup punya satu kartu kredit saja sebagai tindakan berjaga-jaga jika ada keadaan darurat. Tentu saja jumlah kartu kredit yang dimiliki bisa ditambah sejalan dengan meningkatnya kebutuhan dan pendapatan. Jangan sampai dalam pemilihan kartu kredit hanya semata-mata tergiur hadiah, souvenir, undian, atau malah Karena tidak adanya iuran pada tahun pertama.
 
Setelah memperhitungkan kebutuhan Anda, maka barulah mencari kartu kredit yang Anda butuhkan.Tidak ada salahnya, dalam memilih kartu kredit, jika Anda mencari yang mempunyai jaringan penerimaan yang cukup luas. Tidak ada salahnya juga bila Anda punya kecenderungan untuk tidak membayar tagihan secara lunas, bila Anda mencari kartu dengan bunga yang rendah. Mudah-mudahan Anda tidak ngeri lagi pada kartu kredit.
 
Belanjalah sesuai kebutuhan dan kemampuan kantong Anda.Jangan sekali-kali belanja dengan kartu kredit semata¬mata mengejar poin reward atau hadiah. Kuncinya, jika Anda belanja dengan kartu kredit setiap bulan Rp3.000.000,00, pada akhir bulan Anda harus mampu membayar Rp3.000.000,00.
 
Langkah tersebut akan membuat Anda tidak perlu membayar bunga. Namun, jika Anda hanya membayar minimum tagihan, sisa utang Anda akan terkena bunga. Apabila pada bulan kedua dan ketiga Anda hanya membayar tagihan minimum, padahal pada bulan tersebut Anda masih menggunakan kartu kredit dengan tambahan utang, Anda termasuk orang-orang yang akan mabuk utang karena outstanding utang Anda bertambah dan beban bunga pun makin besar.
 
Banyak kasus pemegang kartu kredit yang terjebak dalam jeratan utang Karena memandang kartu kredit sebagai kemudahan berutang. Padahal, kartu kredit itu sebagai alat pengganti transaksi uang tunai yang aman dan mudah.
 
Oleh Karena itu, pada setiap pemegang kartu kredit harus mempunyai sikap dasar, jika tidak ingin hidupnya dililit utang dan didatangi oleh debt collector. Kartu kredit bukanlah sebagai instrumen kemudahan untuk berutang, melainkan harus diperlakukan sebagai alat untuk memudahkan dan keamanan dalam melakukan transaksi.
 
Apabila permohonan Anda ditolak oleh pihak bank dengan berbagai macam alasan, padahal Anda sudah mendaftarkan atau permohonan diri Anda ke pihak bank yang akan mengeluarkan kartu kredit yang sesuai dengan Anda pilih. Mungkin dengan alasan yang diberikan pihak bank tersebut tidak masuk akal Anda. Anda harus mengetahui ada beberapa faktor yang menyebabkan permohonan kartu kredit Anda ditolak, sebagai bayangan saja dan garis besarnya.
 
Pada prinsipnya beberapa bank besar menjalankannya dengan proses program scoring, jadi berdasarkan data yang ada di aplikasi menghasilkan output profil/tipe (calon pemegang kartu kredit. Apabila score-nya kurang memenuhi maka aplikasi kartu kredit pasti ditolak sesuai dengan di lapangan, juga dicek validitas dokumen pendukung, kemudian diputuskan kartu kredit Anda disetujui atau tidak. Sistem scoring yaitu sistem untuk memisahkan data calon costumer yang layak pegang kartu kredit atau tidak secara cepat.