Simulasi Kredit Bunga Efektif

Sumber dana yang digunakan bank dalam menyalurkan kredit kepada nasabah tidak selalu dana rupiah, tetapi mungkin saja bank akan memperoleh dana valas. Penggunaan dana valas dalam penyaluran kredit rupiah mengandung risiko yang besar sebagai akibat perubahan kurs yang tidak diduga sebelumnya. Ketika kredit disalurkan, kurs menunjukan USD 1 = IDR 8200, dan suatu ketika dalam perjalanan bisa saja terjadi perubahan kurs menjadi USD 1 = IDR 9500. Dengan demikian, kewajiban nasabah ketika kredit telah jatuh tempo akan meningkat dari perhitungan semula ketika pertama kali nasabah mendapatkan pinjaman dari bank, di mana ketika tiba saatnya nasabah harus mengembalikan/mencicil pinjaman yang harus dibayar oleh nasabah, tingkat suku bunga (sesuai dengan kesepakatan semula) ditambah karena adanya perubahan kurs sehingga suku bunga yang riil akan jauh lebih besar dari biaya dana itu sendiri.

Rumusan ini dapat melindungi bank dari adanya kenaikan kurs valuta asing, sedangkan bagi nasabah, akan menambah beban karena harus membayar kembali valuta asing dengan kurs yang lebih tinggi. Inilah risiko kredit yang dibiayai dengan dana valas. Ringkasan tingkat suku bunga tersebut dapat digambarkan sebagai berikut ini.

                  NT Rp MTA (n)

EIR = [ ------------------------ x {1 + TB.MTA(n)}] - 1

                    NT Rp MTA

Catatan:

EIR : Effective interest rate

NT Rp MTA : Nilai tukar antara rupiah dengan mata uang asing yang akan diperbandingkan

NT Rp MTA (n) : Perkiraan nilai tukar antara rupiah dengan mata uang asing yang akan diperbandingkan setelah n hari

TB.MTA (n) : Tingkat suku bunga mata uang asing yang bersangkutan selama n hari

TR.Rp (n) : Tingkat suku bunga rupiah selama n hari